Masakan berbahan daging memang sulit ditolak, apalagi saat stok daging kurban masih melimpah di rumah dan bingung mau dimasak apa.
Namun, satu masalah yang sering muncul adalah kuah terlalu berminyak atau rasa yang sangat terasa berat setelah makan.
Tidak sedikit orang akhirnya khawatir dengan kandungan lemak, terutama bagi yang sedang menjaga kadar kolesterol atau mengurangi makanan tinggi lemak.
Kabar baiknya, ada beberapa cara sederhana untuk membuat olahan daging terasa lebih ringan tanpa harus kehilangan rasa gurihnya.
Salah satu langkah paling penting justru dimulai sebelum proses memasak berlangsung, yakni dari pemilihan dan pembersihan daging.
Cara pertama yang sering disarankan adalah memilih potongan daging yang lebih minim lemak dan pada daging sapi, bagian seperti has dalam, has luar, atau gandik biasanya memiliki lapisan lemak lebih sedikit dibanding iga atau sandung lamur.
Jika menggunakan potongan biasa, lemak putih yang menempel di permukaan daging bisa dipotong terlebih dahulu menggunakan pisau tajam.
Langkah sederhana ini cukup berpengaruh karena lemak yang dibiarkan menempel akan mencair selama proses memasak dan membuat kuah terasa lebih berat.
Teknik lain yang cukup efektif adalah merebus daging lebih dulu lalu membuang air rebusan pertama dan saat direbus, lemak dan sisa kotoran biasanya akan keluar ke permukaan air.
Setelah beberapa menit, air rebusan dapat dibuang, kemudian daging dibilas sebentar sebelum dimasak dengan bumbu utama.
Cara ini sering dipakai untuk membuat masakan seperti sop, semur, hingga gulai agar rasa tetap gurih tetapi tidak terlalu berminyak.
Jika memasak kuah dalam jumlah besar, ada trik yang sering dianggap sederhana tetapi cukup ampuh, yaitu mendinginkan masakan terlebih dahulu.
Setelah dingin, lemak biasanya mengeras dan mengapung di bagian atas kuah sehingga lebih mudah diangkat menggunakan sendok dan teknik ini membuat rasa kaldu tetap kaya, tetapi tampilannya lebih jernih dan nyaman disantap.
Cara memasak juga berpengaruh besar terhadap kadar lemak akhir pada makanan dibandingkan menggoreng atau menggunakan banyak minyak, metode panggang, tumis cepat dengan sedikit minyak, atau menggunakan air fryer dinilai lebih membantu mengurangi lemak berlebih.
Saat dipanaskan, sebagian lemak alami dari daging akan keluar dengan sendirinya sehingga tidak perlu tambahan minyak terlalu banyak.
Selain itu, menambahkan sayuran seperti wortel, kentang, tomat, jamur, atau buncis juga membuat masakan terasa lebih seimbang.
Tidak hanya memperkaya rasa, sayuran membantu porsi daging tidak terlalu mendominasi dan membuat hidangan terasa lebih ringan di perut.
Pada akhirnya, mengurangi lemak dalam masakan daging bukan berarti harus mengorbankan rasa dan dengan teknik yang tepat, masakan tetap gurih, empuk, dan lebih nyaman dinikmati sehari-hari.(EN)***
























Leave a Reply