IDE POST — Mataram, 9 Januari 2026 – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, M.Si., menegaskan bahwa jabatan dalam pemerintahan bukanlah hak, melainkan amanah yang wajib dijalankan dengan tanggung jawab, integritas, dan kinerja nyata.
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Iqbal saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB, Jumat (9/1/2026).
Menurut Gubernur, pelantikan dan pergeseran jabatan yang dilakukan merupakan hasil evaluasi kinerja selama lebih dari sepuluh bulan. Penataan birokrasi ini bertujuan memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif, profesional, serta selaras dengan visi pembangunan daerah dan kebijakan pemerintah pusat.
“Saya tidak memiliki beban politik dengan siapa pun. Penilaian dilakukan secara objektif, berdasarkan loyalitas terhadap visi kepemimpinan, komitmen, dan kinerja,” tegasnya.
Gubernur menekankan, seluruh pejabat yang dilantik telah menandatangani kontrak kinerja dan akan dievaluasi secara terukur, baik melalui sistem internal pemerintahan maupun melalui penilaian kepuasan masyarakat.
“Kita sudah kehilangan hampir satu tahun. Sekarang saatnya mesin pemerintahan ini berlari, mengejar target dan visi pembangunan NTB,” ujarnya.
Dalam arahannya, Gubernur Iqbal juga mengingatkan para pimpinan OPD agar menjalankan fungsi kepemimpinan secara tegas, khususnya dalam menegakkan disiplin aparatur. Ia menegaskan bahwa kelalaian pembinaan menjadi tanggung jawab langsung pimpinan OPD.
Sejumlah pejabat mengalami rotasi dan mutasi jabatan. Di antaranya, Fathul Gani dari Kepala Satpol PP NTB menjadi Asisten I Setda NTB, sementara Fathurrahman dari Asisten I Setda NTB dipercaya menjabat Kepala BPSDMD NTB. Surya Bahari bergeser dari Kepala DP3AP2KB menjadi Kepala Bakesbangpoldagri NTB.
Selain itu, Masyhuri dari Kepala Dinas Koperasi dan UKM menjadi Kepala Dinas Sosial PPA NTB, Jamaluddin Malady dari Kepala Dinas Perdagangan menjadi Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB, dan Aidy Furqan dari Kepala Dinas Ketahanan Pangan menjadi Kepala Disnakertrans NTB. Sadimin, Kepala Dinas PUPR NTB, ditunjuk sebagai Pelaksana Kepala BPBD NTB, sementara Baiq Nelly Yuniarti dipercaya menjabat Kepala Bappeda NTB.
Pada kesempatan yang sama, Ahsanul Khalik dilantik sebagai Kepala Dinas Kominfotik NTB, Nunung Triningsih sebagai Kepala Satpol PP NTB, dan Yusron Hadi sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan Kemasyarakatan. Wirawan menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Izzudin Mahili menjadi Kepala Biro Perekonomian dan AP Setda NTB, serta Muhammad Riadi sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB.
Menutup sambutannya, Gubernur Iqbal mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta meniatkan pengabdian sebagai bagian dari ibadah. Pemerintah Provinsi NTB, tegasnya, akan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada aparatur yang menunjukkan kinerja sungguh-sungguh dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.(dpd/ntbupdate).
























Leave a Reply