Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Banten merilis laporan ekonomi daerah pada Februari 2025 yang menunjukkan bahwa perekonomian Banten tetap tangguh di tengah ketidakpastian global.
Pada triwulan IV tahun 2024, pertumbuhan ekonomi Banten tercatat sebesar 5,02% secara tahunan (yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 4,93%.
Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ini didorong oleh konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, serta kinerja ekspor neto.
Sementara dari sisi sektoral, sektor industri pengolahan, perdagangan, dan real estate menjadi kontributor utama.
Kinerja APBD turut mendukung pertumbuhan ini. Hingga akhir triwulan IV 2024, realisasi pendapatan dan belanja daerah mencapai masing-masing 98,58% dan 93,94% dari total anggaran, meskipun capaian ini lebih rendah dibanding tahun sebelumnya.
Sementara itu, belanja APBN di Banten juga menurun menjadi 96,48% dari sebelumnya 98,05%. Laju inflasi pun menunjukkan tren positif dengan catatan 1,88% yoy, lebih rendah dari triwulan sebelumnya dan rata-rata inflasi tiga tahun terakhir, meskipun masih di atas inflasi nasional.
Perbankan turut menunjukkan kinerja solid, tercermin dari pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK), serta rasio kredit bermasalah (NPL) yang tetap rendah.
Pertumbuhan kredit, khususnya di sektor industri pengolahan dan konstruksi, berkontribusi pada peningkatan ekonomi daerah.
Transaksi non-tunai juga menunjukkan peningkatan, dengan total transaksi BI-RTGS, SKNBI, dan BI-FAST mencapai ratusan triliun rupiah.
Alat pembayaran seperti kartu dan QRIS juga tumbuh signifikan. Selain itu, layanan remitansi dan transaksi valuta asing juga mengalami peningkatan tajam masing-masing sebesar 27,74% dan 36,77% yoy.
Pertumbuhan ekonomi ini turut berdampak pada perbaikan kondisi tenaga kerja dan kesejahteraan masyarakat.
Tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 6,68% pada Agustus 2024, sementara tingkat kemiskinan juga menurun menjadi 5,70% per September. Gini ratio pun tercatat membaik dari 0,368 menjadi 0,359.
Melihat kondisi tersebut, ekonomi Banten diprediksi tetap tumbuh positif di tahun 2025, didukung oleh optimisme investasi dan ekspor luar negeri.
Konsumsi masyarakat diperkirakan tetap tumbuh meski terbatas. Industri pengolahan, konstruksi, dan transportasi akan menjadi penopang utama.
Sementara inflasi diperkirakan terkendali dalam kisaran 2,5% ± 1%, ditopang oleh stabilitas harga bahan pangan dan sinergi kebijakan pemerintah.(JC)***
























Leave a Reply