Kementerian Pertanian Republik Indonesia terus memperkuat subsektor peternakan di berbagai daerah sebagai bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan produksi pangan asal hewani sekaligus mengurangi ketergantungan impor.
Langkah ini difokuskan pada wilayah sentra peternakan seperti Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat produksi sapi perah dan kambing.
Pemerintah menilai bahwa penguatan di tingkat daerah menjadi kunci utama dalam meningkatkan kapasitas produksi nasional secara berkelanjutan.
Dalam kebijakan terbarunya, pemerintah tidak hanya menargetkan peningkatan jumlah ternak, tetapi juga mendorong sistem peternakan yang lebih modern dan terintegrasi.
Program yang dijalankan mencakup pengembangan hilirisasi produk, penguatan koperasi peternak, serta pembukaan peluang investasi untuk meningkatkan efisiensi produksi.
Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan menegaskan bahwa keberhasilan sektor peternakan sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan peternak.
Kolaborasi ini dinilai penting agar program yang dijalankan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga mampu memberikan dampak berkelanjutan.
Di sisi lain, pembahasan di parlemen menunjukkan bahwa sektor peternakan masih menghadapi sejumlah tantangan besar.
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia melalui Komisi IV menyoroti ketergantungan Indonesia terhadap impor daging dan susu yang masih tinggi.
Hal ini menunjukkan bahwa produksi dalam negeri belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan nasional.
Selain itu, faktor pakan dan ketersediaan lahan juga menjadi kendala utama yang dihadapi peternak.
Kenaikan harga bahan pakan serta keterbatasan lahan produksi membuat biaya operasional meningkat, sehingga berdampak pada daya saing peternak lokal.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah mulai mendorong pendekatan yang lebih terintegrasi, seperti pengembangan kawasan peternakan berbasis teknologi, peningkatan kualitas bibit ternak, serta penguatan sistem distribusi.
Penguatan sektor peternakan ini menjadi bagian dari strategi besar dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Dengan meningkatnya produksi dalam negeri, Indonesia diharapkan mampu mengurangi ketergantungan impor serta menciptakan sistem pangan yang lebih mandiri dan stabil. (EN)***
























Leave a Reply