Musim Panas Memuncak, Warga Lokal dan Turis Memadati Transportasi Umum di Jepang!

Sumber: pexels by David Dibert
Sumber: pexels by David Dibert

BANGUN IDE – Liburan musim panas di Jepang resmi dimulai pada Sabtu, ditandai dengan penuhnya pemesanan layanan kereta peluru shinkansen dan penerbangan, seiring warga bepergian kembali ke kampung halaman atau memulai perjalanan wisata domestik maupun internasional.

Sejak pagi, Stasiun JR Tokyo dipadati penumpang. Seluruh kursi di layanan shinkansen Nozomi menuju kota besar seperti Nagoya, Osaka, dan Fukuoka telah habis dipesan, membuat antrean panjang penumpang yang berusaha mendapatkan kursi tidak terreservasi di kereta lain.

Kondisi serupa juga terlihat di jalan tol yang dipenuhi kemacetan panjang, sementara di stasiun, para pelancong memenuhi area tunggu untuk menghindari teriknya cuaca musim panas.

Di antara penumpang, Keisuke Nakagawa (7 tahun) yang bepergian bersama ayahnya dari Prefektur Chiba menuju Otsu di Prefektur Shiga berencana bermain air di Danau Biwa dan mengunjungi kakek-neneknya.

Suasana ramai juga terlihat di Stasiun JR Shin-Osaka, jalur Tokaido dan Sanyo shinkansen. Karin Takimura (10 tahun) dari Utsunomiya, Prefektur Tochigi, bertemu ayahnya di Osaka sebelum berlibur ke Hiroshima. “Saya belajar tentang Kuil Itsukushima di sekolah dan ingin melihatnya langsung,” ujarnya.

Sementara itu, Yoko Nishio (75 tahun) bersama rombongan bert-shirt seragam menuju Prefektur Kochi untuk tampil di festival tari yosakoi. “Kami sudah berlatih sejak Juni,” kata Yoko. “Walau diprediksi hujan, kami tetap ingin menari dengan gembira.”

Operator kereta menyebut pemesanan Tokaido Shinkansen dari Tokyo hampir penuh pada Sabtu pagi. Meski layanan reguler Yamagata Shinkansen telah normal, jumlah perjalanan tambahan berkurang dan pihak operator mengimbau penumpang untuk menyebar jadwal perjalanan.

Di udara, penerbangan All Nippon Airways dan Japan Airlines dari Bandara Haneda menuju Okinawa terjual habis, seiring tingginya minat wisatawan ke taman hiburan baru Junglia Okinawa yang dibuka bulan lalu.

Keberangkatan dari Bandara Narita, pusat transportasi udara lainnya di Tokyo, juga menunjukkan tingkat keterisian tinggi. (ALF)***