
BANGUN IDE – Ketika Battlefield 2042 meluncur pada November 2021, DICE menghadirkan konsep besar berupa peta berskala luas yang dapat menampung hingga 128 pemain. Namun, absennya mode campaign dan arah baru yang diambil tidak sepenuhnya diterima penggemar lama.
Hal ini tercermin dari ulasan pengguna yang rendah, bahkan hanya memperoleh skor 2,4/10 di Metacritic. Belajar dari pengalaman tersebut, DICE pun kembali menyusun strategi untuk Battlefield 6, kali ini dengan pendekatan yang lebih berfokus pada komunitas pemain.
Dalam wawancara dengan PCGamesN, produser DICE, Jeremy Chubb, mengakui ambisi tinggi yang mereka pasang di Battlefield 2042. Namun, ia menegaskan bahwa Battlefield 6 akan kembali pada formula yang sudah terbukti sukses di seri sebelumnya.
“Game ini jauh lebih selaras dengan apa yang kami bangun di Battlefield 3 dan Battlefield 4,” jelas Chubb, menyebutkan bahwa unsur dari dua judul populer itu sangat terasa dalam proyek terbaru mereka.
Selain itu, DICE dan EA melibatkan pemain dalam proses pengembangan melalui program Battlefield Labs. Menurut Chubb, antusiasme komunitas setelah uji coba beta sangat luar biasa.
Ia menjelaskan bahwa program tersebut memungkinkan para gamer mencoba perangkat lunak dalam tahap awal, sehingga pengembang dan pemain dapat menempuh perjalanan bersama untuk membentuk pengalaman akhir.
Pendekatan ini membuahkan hasil. Pada Agustus, Battlefield 6 mencatatkan sejarah dengan menjadi open beta terbesar dalam seri tersebut. Hanya dalam akhir pekan pertamanya, jumlah pemain bersamaan di Steam menembus angka 473.632.
Chubb menilai pencapaian ini menjadi bukti besarnya komunitas Battlefield. “Kami selalu tahu jumlah penggemarnya banyak, dan mereka sangat bersemangat dengan pengalaman yang kami hadirkan,” ungkapnya. (ALF)***

BANGUN IDE – Seorang produser di DICE mengatakan bahwa perilisan Battlefield 6 pada bulan Oktober tepatnya pada tanggal 10, akan melampaui kesuksesan dari Battlefield 2042. Hal ini disampaikan bukan tanpa dasar, dengan open beta yang sangat sukses perilisan BF 6 menjadi salah satu game yang paling dinantikan pada bulan Oktober nanti.
Ketika Battlefield 2042 meluncur pada November 2021, DICE menghadirkan konsep besar berupa peta berskala luas yang dapat menampung hingga 128 pemain. Namun, absennya mode campaign dan arah baru yang diambil tidak sepenuhnya diterima penggemar lama.
Hal ini tercermin dari ulasan pengguna yang rendah, bahkan hanya memperoleh skor 2,4/10 di Metacritic. Belajar dari pengalaman tersebut, DICE pun kembali menyusun strategi untuk Battlefield 6, kali ini dengan pendekatan yang lebih berfokus pada komunitas pemain.
Dalam wawancara dengan PCGamesN, produser DICE, Jeremy Chubb, mengakui ambisi tinggi yang mereka pasang di Battlefield 2042. Namun, ia menegaskan bahwa Battlefield 6 akan kembali pada formula yang sudah terbukti sukses di seri sebelumnya.
“Game ini jauh lebih selaras dengan apa yang kami bangun di Battlefield 3 dan Battlefield 4,” jelas Chubb, menyebutkan bahwa unsur dari dua judul populer itu sangat terasa dalam proyek terbaru mereka.
Selain itu, DICE dan EA melibatkan pemain dalam proses pengembangan melalui program Battlefield Labs. Menurut Chubb, antusiasme komunitas setelah uji coba beta sangat luar biasa.
Ia menjelaskan bahwa program tersebut memungkinkan para gamer mencoba perangkat lunak dalam tahap awal, sehingga pengembang dan pemain dapat menempuh perjalanan bersama untuk membentuk pengalaman akhir.
Pendekatan ini membuahkan hasil. Pada Agustus, Battlefield 6 mencatatkan sejarah dengan menjadi open beta terbesar dalam seri tersebut. Hanya dalam akhir pekan pertamanya, jumlah pemain bersamaan di Steam menembus angka 473.632.
Chubb menilai pencapaian ini menjadi bukti besarnya komunitas Battlefield. “Kami selalu tahu jumlah penggemarnya banyak, dan mereka sangat bersemangat dengan pengalaman yang kami hadirkan,” ungkapnya. (ALF)***
























Leave a Reply