
BANGUN IDE – Krafton, selaku penerbit Subnautica 2, akhirnya mengeluarkan pernyataan tegas yang menjelaskan alasan di balik keputusan mengganti pimpinan utama di studio pengembangnya, Unknown Worlds. Sekuel yang sangat dinantikan ini tengah dikelilingi kontroversi.
Krafton baru saja melengserkan tiga pendiri studio Ted Gill, Charlie Cleveland, dan Max McGuire, posisi CEO kini diisi oleh Steve Papoutsis.
Tanpa penjelasan resmi pada saat pergantian itu terjadi, banyak penggemar seri Subnautica meluapkan kemarahan mereka secara online dan mengungkapkan kekhawatiran atas masa depan pengembangan Subnautica 2.
Kekhawatiran tersebut sebenarnya telah muncul sejak tahun lalu, ketika gim ini sempat dikira sebagai proyek live-service, sebelum akhirnya diluruskan oleh pihak pengembang.
Semangat komunitas pun makin merosot setelah Krafton memutuskan menunda peluncuran akses awal Subnautica 2 hingga tahun 2026.
Sebuah laporan dari Bloomberg bahkan mengklaim bahwa penundaan ini sengaja dilakukan oleh Krafton demi menghindari pembayaran bonus sebesar $250 juta kepada Unknown Worlds, dengan cara memanipulasi capaian pendapatan tahunan studio tersebut.
Krafton telah membantah tuduhan tersebut dan merilis pernyataan lanjutan untuk meredakan kontroversi yang terus berkembang. Dalam pernyataan terbaru ini, Krafton secara terbuka menyalahkan tiga pimpinan lama Unknown Worlds atas masalah dalam pengembangan Subnautica 2.
Mereka menuduh bahwa “kepemimpinan sebelumnya telah mengabaikan tanggung jawab yang telah dipercayakan kepada mereka.”
Menurut Krafton, Charlie Cleveland dan Max McGuire dianggap tidak menjalankan peran mereka secara memadai dalam proses pengembangan gim, meskipun telah menerima permintaan berulang dari pihak penerbit.
Ketidakhadiran kepemimpinan yang efektif ini disebut sebagai penyebab utama kendala internal dan keterlambatan yang menimpa proyek Subnautica 2.
Krafton menyatakan bahwa Subnautica 2 awalnya direncanakan rilis akses awal pada awal 2024, namun ditunda karena versi saat ini dianggap belum memiliki cukup konten.
Pernyataan ini bertentangan dengan pendapat beberapa pengembang, termasuk Charlie Cleveland, yang menilai gim sudah siap.
Krafton juga mengklaim telah mengalokasikan 90% dari bonus $250 juta untuk kepemimpinan lama, meski belum dipastikan apakah dana tersebut telah dibayarkan.
Meski begitu, Krafton menegaskan dukungannya terhadap tim pengembang Subnautica 2 dan berjanji memberikan kompensasi sesuai perjanjian, walau detailnya masih belum jelas. (ALF)***
























Leave a Reply