Jakarta, 2 Mei 2025 — Anggota DPD RI asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senator Abraham Liyanto kembali menegaskan komitmennya dalam menyosialisasikan Empat Pilar MPR RI sebagai bagian dari tanggung jawab konstitusionalnya dalam membangun kesadaran berbangsa dan bernegara di tengah masyarakat.
Dalam berbagai forum yang digelar di daerah pemilihannya maupun tingkat nasional, Senator Abraham secara konsisten mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menginternalisasi nilai-nilai Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Senator Abraham, Empat Pilar MPR RI adalah fondasi utama dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa di tengah berbagai tantangan, baik dari dalam maupun luar. Sosialisasi ini sangat penting, terutama dalam era digital dan globalisasi yang memunculkan banyak dinamika sosial, politik, dan budaya yang dapat memengaruhi stabilitas nasional.
“Empat Pilar ini bukan hanya sekadar dokumen hukum atau nilai normatif. Ia harus menjadi panduan hidup, etika sosial, dan pijakan moral bagi seluruh rakyat Indonesia. Tanpa internalisasi nilai-nilai ini, kita akan mudah terpecah oleh perbedaan pandangan, politik identitas, hingga berita bohong,” tegas Abraham.
Ia juga menyoroti pentingnya pelibatan generasi muda dalam penguatan Empat Pilar. Abraham menilai, generasi muda adalah pilar masa depan bangsa yang harus dibekali kesadaran kebangsaan dan tanggung jawab kolektif untuk menjaga persatuan Indonesia.
“Kaum muda harus menjadi agen perubahan yang tetap berpijak pada nilai-nilai kebangsaan. Mereka harus sadar bahwa kemajuan teknologi dan keterbukaan informasi bukan berarti meninggalkan identitas sebagai bangsa yang berdaulat dan beradab,” ujarnya.
Senator Abraham juga mengapresiasi peran berbagai lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan yang telah menjadi mitra strategis dalam menyukseskan kegiatan sosialisasi Empat Pilar. Ia menyatakan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk memperluas jangkauan dan memperdalam pemahaman masyarakat terhadap pilar-pilar kebangsaan.
Sebagai bagian dari MPR RI, Abraham menyatakan akan terus menjalankan tugas konstitusionalnya dengan menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat, termasuk di wilayah-wilayah terpencil di NTT, yang seringkali belum maksimal mendapatkan akses informasi kebangsaan.
“Kita ingin semangat kebangsaan tidak hanya hidup di kota-kota besar, tapi juga mengakar kuat di desa-desa, di pulau-pulau terluar, tempat di mana semangat cinta tanah air harus terus dipupuk dan dijaga,” katanya.
Menutup pernyataannya, Abraham Liyanto berharap seluruh rakyat Indonesia, dari Sabang hingga Merauke, terus menjaga persatuan, merawat demokrasi, dan memperkuat jati diri bangsa melalui pemahaman yang utuh terhadap Empat Pilar MPR RI.
“Dengan Empat Pilar, kita tidak hanya menjadi warga negara yang baik, tetapi juga menjadi bangsa yang kuat, adil, dan berkeadaban,” tutupnya. (AUL)***
























Leave a Reply