
BANGUN IDE – Sebuah laporan baru menyebut bahwa Battlefield 6 akan mendukung fitur crossplay, namun pemain bebas memilih untuk mengaktifkannya atau tidak. Artinya, pemain di PlayStation 5 dan Xbox Series X tidak akan dipaksa melawan pemain PC kecuali mereka memang menginginkannya.
Informasi ini datang dari leaker terpercaya CharlieIntel, yang juga menyebut bahwa sistem matchmaking akan mengutamakan pemain dari platform yang sama.
Jika pemain tetap mengaktifkan crossplay, PC hanya akan dimasukkan ke lobi konsol ketika diperlukan untuk menyeimbangkan jumlah pemain. Ini dianggap sebagai langkah cerdas, mengingat kontrol mouse dan keyboard serta performa PC yang lebih fleksibel sering memberi keunggulan dalam gameplay FPS.
Meski belum dirilis hingga 10 Oktober, Battlefield 6 sudah menjadi game terlaris di Steam dan PlayStation 5, mengungguli Call of Duty: Black Ops 7 yang juga akan rilis tahun ini.
EA juga mendapat pujian karena memastikan bahwa pemain Steam tidak perlu menjalankan EA App untuk memainkan game ini cukup login dengan akun EA.
Untuk performa, laporan menyebut Battlefield 6 akan memiliki “performance mode” di konsol, meski belum dipastikan apakah versi PS5 dan Xbox Series X bisa berjalan stabil di 120 FPS.
Detail teknis lebih lanjut kemungkinan akan diumumkan saat open beta pada 7 Agustus untuk pemain early access.
Battlefield 6 menunjukkan komitmen terhadap pengalaman bermain yang adil dan fleksibel dengan menghadirkan fitur crossplay opsional, memungkinkan pemain memilih apakah ingin bermain lintas platform atau tidak.
Langkah ini mendapat respons positif karena mempertimbangkan keunggulan teknis yang dimiliki pemain PC.
Selain itu, kebijakan EA yang tidak mewajibkan penggunaan EA App untuk pengguna Steam dan antusiasme tinggi yang tercermin dari angka pra-pemesanan menandakan bahwa Battlefield 6 berpotensi menjadi salah satu rilisan FPS terbesar tahun ini.
Informasi lebih lengkap dan uji coba gameplay akan segera tersedia saat open beta dimulai pada 7 Agustus. (ALF)***
























Leave a Reply