Pemerintah Kota Bandung bersama kepolisian merilis daftar resmi lokasi rawan tindak kejahatan begal. Langkah ini diambil guna memverifikasi informasi hoaks mengenai peta zona merah yang sempat menyebar luas. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada saat melintasi jalur-jalur rawan kejahatan tersebut.
Wali Kota Bandung menyampaikan terdapat tujuh titik area rawan aksi kriminalitas jalanan. Lokasi tersebut meliputi Jalan Soekarno Hatta, Jalan AH Nasution, serta kawasan Taman Maluku. Area publik lain seperti Taman Lansia, Taman Cibeunying, Alun-alun Regol, dan Alun-alun Cicendo turut diwaspadai.
Kerawanan di jalur arteri utama terjadi karena letaknya yang berbatasan langsung dengan wilayah tetangga. Jalur Soekarno Hatta dan AH Nasution menjadi akses penghubung menuju Kabupaten Bandung serta Cimahi. Kondisi lalu lintas yang sepi pada malam hari kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan.
Menanggapi situasi ini, aparat kepolisian bersenjata akan disiagakan secara khusus di tiap lokasi. Satuan personel gabungan dikerahkan untuk melakukan patroli pengamanan malam hingga dini hari. Langkah preventif ini diharapkan mampu mencegah aksi kriminalitas sekaligus menghindari tindakan main hakim sendiri.
Patroli rutin dijadwalkan berlangsung mulai pukul 23.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB setiap harinya. Seluruh petugas akan dipusatkan dalam apel bersama sebelum menyebar ke zona rawan. Pemerintah kota memastikan penanganan aksi kejahatan jalanan menjadi prioritas utama demi keamanan warga.
Warga yang terpaksa beraktivitas pada malam hari diminta untuk tetap berhati-hati dan saling menjaga. Pengendara disarankan menghindari jalanan sepi serta segera melaporkan hal mencurigakan ke pihak berwajib. Kehadiran petugas bersenjata di lapangan diharapkan dapat mengembalikan rasa aman masyarakat Kota Bandung.
























Leave a Reply