Eskalasi pertempuran antara pasukan koalisi Arab Saudi dan kelompok Houthi dilaporkan kian memanas. Konfrontasi bersenjata di wilayah perbatasan Yaman tersebut kembali pecah setelah sempat mereda beberapa waktu.
Baku tembak dan serangan udara sengit tak terhindarkan hingga memicu kekhawatiran masyarakat internasional. Militer Arab Saudi mengeklaim berhasil mencegat sejumlah serangan rudal yang diarahkan ke wilayahnya. Sistem pertahanan udara kerajaan bergerak cepat melumpuhkan ancaman sebelum mencapai target-target vital strategis.
Kendati demikian, serpihan proyektil dilaporkan sempat menyebabkan kerusakan minor pada fasilitas warga sipil. Di sisi lain, juru bicara militer Houthi menegaskan akan terus melancarkan aksi pembalasan secara masif. Mereka mengancam bakal meningkatkan intensitas serangan ke sejumlah infrastruktur penting milik Arab Saudi.
Pihak Houthi menuding koalisi melanggar kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya telah disetujui bersama. Konflik yang kian memburuk ini memicu ancaman krisis kemanusiaan yang lebih dalam di kawasan. Ribuan warga sipil yang bermukim di sekitar garis perbatasan terpaksa mengungsi ke tempat aman.
Pemerintah Arab Saudi menegaskan tidak akan tinggal diam terhadap setiap ancaman keamanan kedaulatannya. Pasukan koalisi berjanji akan terus melancarkan operasi militer balasan secara terukur dan proporsional. Langkah tegas tersebut diambil guna melindungi wilayah perbatasan serta stabilitas kawasan Timur Tengah. ***RHN
























Leave a Reply