Di Hadapan Ribuan Jemaah, Gubernur NTB Ingatkan: Kemenangan Idulfitri Bukan Sekadar Selesai Puasa

Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, untuk mengingatkan masyarakat bahwa makna kemenangan tidak hanya berhenti pada selesainya ibadah puasa Ramadan.

MATARAM – Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, untuk mengingatkan masyarakat bahwa makna kemenangan tidak hanya berhenti pada selesainya ibadah puasa Ramadan.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur NTB saat memberikan sambutan pada pelaksanaan Salat Idulfitri di halaman Kantor Gubernur NTB, Sabtu (21/3), yang dihadiri ribuan jemaah dari berbagai wilayah di Kota Mataram.

Dalam sambutannya, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal itu menegaskan bahwa Ramadan merupakan madrasah kehidupan yang melatih umat menjadi pribadi yang lebih sabar, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Menurutnya, Ramadan menghadirkan suasana spiritual yang penuh makna, mulai dari momen sahur, lantunan ayat suci Al-Qur’an, hingga kebersamaan saat berbuka puasa yang memberikan kedamaian bagi umat.

“Ramadan adalah perjalanan spiritual yang indah dan penuh makna. Setiap detik terasa bernilai, setiap doa terasa dekat dengan langit, dan setiap kebaikan dilipatgandakan pahalanya,” ujar Miq Iqbal di hadapan jemaah.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai yang tumbuh selama Ramadan seharusnya tidak berhenti setelah bulan suci berakhir. Menurutnya, esensi puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dalam tindakan, ucapan, dan perilaku sehari-hari.

“Puasa mendidik kita menahan diri dari haus dan lapar, juga menahan diri membeli walau mampu, berbicara walau bisa, dan bertindak walau mampu. Semua dilakukan untuk mengedepankan manfaat di atas mudarat dan mengendalikan hawa nafsu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Miq Iqbal menekankan bahwa melalui ibadah puasa dan zakat, umat diingatkan bahwa kehidupan bukan hanya tentang diri sendiri, melainkan tentang kepedulian terhadap sesama.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat NTB menjadikan Idulfitri sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, kemenangan sejati dalam Idulfitri adalah ketika seseorang mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi orang lain.

“Kemenangan sejati adalah ketika hati kita lebih peduli, tangan kita lebih ringan berbagi, dan langkah kita lebih kuat membantu sesama,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Miq Iqbal juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat komitmen bersama dalam membangun NTB yang makmur dan mendunia, dengan tetap berlandaskan nilai persatuan dan kepedulian sosial.

Ia pun menutup sambutan dengan menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh masyarakat NTB.

“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua dan memberi kekuatan untuk terus bekerja, mengabdi, dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat NTB,” tutupnya.(ALF)***