
BANGUN IDE – Electronic Arts (EA) telah mengonfirmasi bahwa Battlefield 6 tidak akan dirilis dengan harga dasar $80, seperti yang sebelumnya dirumorkan. Kepastian ini diberikan menjelang acara pengungkapan gameplay multiplayer Battlefield 6 yang dijadwalkan pada 31 Juli 2025.
Rumor mengenai harga premium muncul setelah seorang sumber terpercaya mengklaim bahwa game ini akan dijual seharga €80 di Eropa yang berarti kemungkinan harga di atas $90 di pasar Amerika.
Spekulasi ini semakin kuat karena beberapa penerbit game besar, termasuk Microsoft dan Nintendo, telah mulai menerapkan harga $80 untuk judul AAA mereka.
Namun, CEO EA Andrew Wilson menegaskan dalam panggilan pendapatan Q1 2025 bahwa tidak ada rencana untuk menaikkan harga game AAA melebihi standar $70.
Wilson menjelaskan bahwa EA tetap berpegang pada strategi harga yang bervariasi dari game gratis hingga edisi premium tanpa perubahan besar dalam waktu dekat.
Sikap ini menjadi kontras dengan beberapa kompetitor yang mencoba menaikkan harga namun justru menuai kritik, seperti Microsoft yang akhirnya membatalkan harga $80 untuk The Outer Worlds 2 setelah protes publik.
Dengan Battlefield 6 menjadi salah satu rilis terpenting EA tahun ini, menahan harga di angka $70 dianggap sebagai langkah cerdas untuk menjaga reputasi dan kepercayaan pemain.
Meski demikian, ke depan EA bisa saja mempertimbangkan harga yang lebih tinggi jika tren pasar mengarah ke sana, apalagi bila game besar seperti GTA 6 mengadopsinya dan mendapat penerimaan luas. (ALF)***























Leave a Reply