Storytelling yang Fenomenal! Death Stranding 2 Berhasil Memberikan Cerita yang Menarik dan Penuh Emosi

Sumber: Death Stranding 2 On the Beach

Bangun Ide – Death Stranding 2: On the Beach yang digarap oleh Hideo Kojima berhasil mendapatkan review bagus terutama dalam segi storytelling. Dalam game keduanya, pemain akan diajak untuk mengikuti kehidupan Sam bersama dengan Lou yang penuh akan momen emosional.

Di menit-menit awal Death Stranding 2, suasana hati langsung dibentuk oleh hubungan hangat namun menyayat antara Sam dan Lou.

Menjadi orang tua memang membawa kebahagiaan yang luar biasa, tapi juga penuh keanehan antara rasa lelah yang tak berkesudahan dan momen-momen ketika semuanya terasa terlalu banyak.

Setiap malam, rasa rindu kepada anak selalu muncul, namun entah bagaimana, game ini dapat memunculkan rasa tersebut lebih tajam, lebih mendalam.

Salah satu bagian paling menyentuh datang saat Lou terlihat bermain sendiri, lalu perlahan tertidur. Sebuah adegan sederhana, tapi menyimpan makna emosional yang kuat.

Terutama bagi mereka yang pernah mengamati anaknya terlelap dalam keheningan malam. Perasaan itu sulit dijelaskan, tapi game ini menangkapnya dengan sangat baik.

Bagi gamers yang mungkin sudah menjadi orang tua, meninggalkan anak baik untuk bekerja atau sekadar mengambil jeda bukan hal yang mudah.

Rasa bersalah, rindu, dan kekosongan kadang datang bersamaan. Dalam Sam, pemain dapat melihat dirinya sendiri, dan lewat Sam, game ini menyuarakan sesuatu yang universal: betapa beratnya menjadi jauh dari mereka yang kita cintai. Yang membuat Death Stranding 2 begitu istimewa adalah kemampuannya menyentuh sisi-sisi perasaan ini, bahkan untuk mereka yang belum pernah menjadi orang tua. Ceritanya tidak hanya ditonton, tapi dirasakan. Dan itulah kekuatan sejatinya. (ALF)***