Pada pertandingan krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C kontra Timnas China, meskipun Ole Romeny menjadi pencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-43, peran Ricky Kambuaya tak bisa diremehkan.
Selama 83 menit penampilannya, gelandang serang ini berhasil memukau jutaan pasang mata di seluruh Indonesia dengan kontribusi signifikan yang berujung pada hadiah penalti.
Empat menit sebelum gol yang menggemparkan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Ricky Kambuaya menunjukkan aksi brilian.
Ia berhasil menerobos pertahanan China hingga kotak penalti, yang kemudian menyebabkan dirinya dilanggar oleh bek lawan, Yang Zexiang.
Wasit Rustam Lutfullin, setelah meninjau VAR, memutuskan untuk memberikan tendangan penalti yang sukses dieksekusi oleh Ole Romeny.
Pergerakan Krusial dan Keuletan
Sepanjang pertandingan, pemain kelahiran Sorong 29 tahun lalu ini menunjukkan performa luar biasa.
Ia tak henti-hentinya bergerak, berjuang keras, bahkan menahan rasa sakit demi tim. Pergerakannya yang dinamis dan energinya yang tak terbatas membuat lini belakang China kewalahan.
Salah satu momen penting lainnya terjadi pada menit ke-49 ketika ia memberikan umpan matang kepada Yakob Sayuri, meskipun sayangnya Yakob gagal mengonversinya menjadi gol.
Ketika Thom Haye ditarik keluar pada menit ke-73, Ricky Kambuaya mengambil alih peran sentral sebagai playmaker tim, berduet dengan Joey Pelupessy.
Tanggung jawab yang lebih besar ini tidak membuatnya goyah; ia tetap tampil prima, terlibat dalam duel sengit, dan berjibaku menahan gempuran lawan di lini tengah.
Apresiasi Penonton dan Pujian Pelatih
Keputusan tim pelatih untuk menarik Thom Haye, yang sudah terlihat kelelahan, adalah langkah strategis mengingat ketangguhan gelandang China.
Ricky Kambuaya sendiri ditarik keluar pada menit ke-83, digantikan oleh Ivar Jenner. Saat ia meninggalkan lapangan, ribuan suporter berdiri dan memberikan tepuk tangan meriah yang panjang, sebuah bentuk apresiasi atas performa heroiknya.
Patrick Kluivert, salah satu staf pelatih, tak dapat menyembunyikan kekagumannya terhadap Ricky Kambuaya setelah pertandingan.
“Ricky Kambuaya, saya tidak perlu banyak bicara. Bagi saya, Ricky hari ini bermain fantastis. Dia menunjukkan semangat yang besar,” puji Kluivert.
Menjelang laga terakhir Grup C melawan Jepang pada 10 Juni mendatang, masyarakat Indonesia sangat berharap Ricky Kambuaya dapat kembali menunjukkan penampilan memukau dan berkontribusi besar bagi Timnas.(JC)***
























Leave a Reply