PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO), perusahaan teknologi ternama di Indonesia, mengumumkan pengunduran diri empat orang dari jajaran manajemen puncaknya.
Salah satu nama yang mengundurkan diri adalah Garibaldi Thohir, atau yang akrab disapa Boy Thohir, dari posisi komisaris. Keputusan mundur ini diambil karena Boy ingin lebih fokus pada bisnis keluarganya.
Di saat yang sama, tiga direktur perusahaan juga mengundurkan diri, yaitu Nila Marita Indreswari, Thomas Kristian Husted, dan Pablo Malay.
Nila memilih keluar karena ingin mengejar minat pribadi di luar perusahaan. Sementara itu, Thomas mengundurkan diri dari posisi Wakil Direktur Utama untuk memberikan perhatian lebih besar kepada GoTo Financial.
Pablo Malay, yang sebelumnya menjabat sebagai direktur, menyatakan bahwa ia akan dicalonkan sebagai komisaris dalam waktu dekat.
Manajemen GOTO menyampaikan bahwa perusahaan akan menyesuaikan susunan dewan komisaris dan direksi melalui mekanisme resmi dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sesuai dengan aturan POJK 33/2014 dan POJK 15/2020.
Proses penyesuaian ini juga akan mencakup pencalonan komisaris independen dan anggota direksi baru.
Pasca pengunduran diri keempat eksekutif tersebut, komposisi dewan komisaris GOTO terdiri atas Agus D. W. Martowardojo sebagai Komisaris Utama, didampingi oleh Winato Kartono, Wishnutama Kusubandio, Dirk Van den Berghe, Marjorie Tiu Lao, dan John A. Prasetio.
Sedangkan posisi direksi saat ini diisi oleh Sugito Walujo sebagai Direktur Utama, Simon Tak Leung Ho sebagai Direktur Keuangan, serta Catherine Hindra Sutjahyo dan Hans Patuwo.
Garibaldi Thohir, selain dikenal sebagai kakak Menteri BUMN Erick Thohir, memiliki latar belakang pendidikan MBA dari Northrop University, AS.
Karier bisnisnya dimulai bersama Astra, kemudian merambah ke sektor properti, keuangan, dan energi.
Boy sempat memimpin PT Adaro Energy Tbk dan menjadikannya perusahaan publik, serta dinobatkan oleh Forbes sebagai Businessman of the Year pada 2011.
Ia juga menjabat berbagai posisi penting di perusahaan lain hingga dipercaya sebagai Komisaris di GoTo pada 2023.
Thomas Kristian Husted membawa pengalaman lebih dari dua dekade di bidang keuangan. Sebelum bergabung dengan GoTo, ia menjabat CFO Gojek dan pernah menjadi eksekutif di berbagai perusahaan, termasuk Citigroup dan Bank Danamon.
Lulusan University of Arizona dan Columbia University ini memegang peranan penting dalam penggabungan Gojek dan Tokopedia.
Nila Marita Indreswari, yang bergabung sebagai Head of External Affairs pada 2023, memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang komunikasi korporat dan hubungan publik.
Ia pernah menjabat sebagai Chief of Corporate Affairs di Gojek dan GoTo, dengan peran utama membangun narasi perusahaan dan menangani komunikasi strategis.
Pablo Malay, seorang warga negara Australia, merupakan tokoh penting di balik sejumlah langkah strategis GoTo, seperti IPO dan merger Gojek-Tokopedia.
Sebelum bergabung dengan Gojek, ia berkarier di firma hukum Milbank LLP dan Baker & McKenzie.
Dengan pengalaman lebih dari 18 tahun di bidang hukum korporat dan transaksi internasional, ia memainkan peran vital dalam pertumbuhan perusahaan.
Guna menyelesaikan perombakan manajemen ini, GOTO akan mengadakan RUPS guna memperoleh persetujuan pemegang saham atas perubahan yang terjadi.(JC)***
























Leave a Reply